DOMPU NTB – bongkarfakta.com ~ Ribuan masyarakat Kecamatan Kempo tumpah ruah di jalan untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H, Minggu (30/3/2025) malam. Pawai yang berlangsung meriah ini mendapat pengamanan ketat dari Polsek Kempo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kempo, IPDA Jubaidin, bersama personel gabungan dari Koramil Kempo dan Satpol PP Kecamatan Kempo.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WITA tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Bupati Dompu, Sirajuddin, S.H., Ketua GOW Kabupaten Dompu, Titik Nurhaidah, S.Pd., Camat Kempo, Drs. Budirahman, Danramil Kempo, Pelda Irwan, serta para kepala desa se-Kecamatan Kempo. Turut hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda yang ikut serta dalam menyemarakkan tradisi tahunan ini.
Dalam upaya memastikan kelancaran acara, Kapolsek Kempo menempatkan personel di setiap titik strategis di sepanjang rute pawai. Para Bhabinkamtibmas dikerahkan di tiap desa untuk mengawal jalannya kegiatan, sementara personel lainnya berjaga di persimpangan jalan guna mencegah kemacetan serta potensi gangguan keamanan.
"Kami telah mengantisipasi segala kemungkinan dengan menempatkan personel di berbagai titik rawan dan melakukan patroli bersama Koramil Kempo. Fokus utama kami adalah memastikan pawai berlangsung tertib dan aman, tanpa gangguan yang dapat membahayakan masyarakat," ujar IPDA Jubaidin.
Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada peserta pawai dan pengguna jalan agar tetap tertib serta tidak melakukan aksi ugal-ugalan. Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas kendaraan yang menggunakan knalpot bising atau melakukan balap liar di jalan raya.
Pawai obor yang diikuti sekitar 800 peserta dari berbagai kalangan ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Sepanjang rute pawai, masyarakat terlihat antusias mengibarkan obor sambil melantunkan takbir, menciptakan suasana yang penuh khidmat.
Kegiatan berakhir pada pukul 22.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi kebut-kebutan atau konvoi kendaraan dengan knalpot bising. Meski demikian, pihak kepolisian mencatat perlunya peningkatan pengamanan setelah pawai usai, mengingat adanya potensi gangguan kamtibmas dari kelompok pemuda yang merayakan malam takbiran dengan pesta minuman keras.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para pemuda, untuk tidak merayakan Idulfitri dengan cara yang dapat memicu keributan. Jaga ketertiban dan keamanan bersama agar perayaan ini berlangsung damai dan penuh keberkahan," tutup Kapolsek Kempo.
Dengan pengamanan yang ketat dan koordinasi yang solid antara kepolisian, TNI, serta aparat desa, pawai obor di Kecamatan Kempo tahun ini berjalan lancar dan sukses, menjadi simbol kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan.( Om Jeks )